Pitutur Luhur & Serat Kuno

Filosofi Wayang Lampu blencong menerangi kelir wayang; bayang-bayang tokoh menari lembut sebagai metafora perang batin
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Wayang: Cermin Laku – Wejangan Ky Tutur untuk Menang Perang Batin

      Prolog Ky Tutur Filosofi Wayang bukan sekadar cerita kuno; ia adalah peta hidup yang relevan sepanjang masa. Angger, anakku… Pada malam tertentu, lampu blencong dinyalakan dan kelir ditegangkan. Bayang-bayang wayang memanjang, gamelan berbisik; dalang menatap ke hening yang lebih dalam dari sunyi. Banyak orang menyebutnya seni pertunjukan. Aku menyebutnya cermin: cermin laku, […]

Cara Mudah Belajar Aksara Jawa
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Panduan Lengkap Aksara Jawa: Dari Hanacaraka hingga Peta Diri Leluhur

      “Angger, anakku… ingatlah ini: sebuah bangsa tidak akan runtuh karena senjata, melainkan karena hilangnya budaya. Jika bahasa dan aksara leluhurnya terkubur, maka hilang pula jati dirinya. Karena itu, banggalah dengan warisanmu, lestarikanlah bahasa dan aksara Jawa, sebab di sanalah napas peradabanmu berdiam.” Belajar Aksara Jawa bukan sekadar menghafal huruf kuno, melainkan sebuah

Jangan Sebut Primbon Buku Ramalan, Ia Adalah 'Google' Leluhur Nusantara | Kaweruh Jawa
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Jangan Sebut Primbon Buku Ramalan, Ia Adalah ‘Google’ Leluhur Nusantara

  Makna Primbon Sebenarnya: Sebuah Kitab yang Dihakimi dari Sampulnya Angger, anakku… Mari kita mulai dengan sebuah perjalanan imajinasi. Bayangkan engkau masuk ke dalam sebuah perpustakaan tua milik kakek buyutmu. Di sudut ruangan yang paling remang, tergeletak sebuah kitab usang, bersampul kulit yang telah rapuh, dengan kertas-kertas berwarna kuning kecoklatan yang mengeluarkan aroma khas dari

Seseorang bermeditasi menaklukkan bayangan dirinya, melambangkan laku tapa untuk mengendalikan hawa nafsu.
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Tapa Bukan Mencari Pesugihan: Membongkar ‘Dopamine Detox’ Leluhur Jawa untuk Menaklukkan Diri

  Makna laku tapa: Musuh Terbesar Ada di Dalam Diri Angger, anakku… Mari kita bicara tentang perang. Di zaman ini, kita berperang setiap hari. Bukan perang melawan musuh bersenjata di medan laga, tapi melawan musuh tak kasat mata yang jauh lebih berbahaya, yang menyusup melalui genggaman tangan kita sendiri. Musuh itu bernama distraksi. Kita berperang

Sebuah tangan memegang jimat yang bersinar, melambangkan jimat sebagai alat untuk membangkitkan kekuatan batin.
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Jimat Bukan Pemberi Kebal: Membongkar Teknologi ‘Jangkar Psikologis’ Leluhur Jawa

  Makna Jimat Sebenarnya sering kali disalah pahami. Benda di saku celanamu Angger, anakku… Mari kita mulai dengan sebuah perenungan. Lihatlah seorang atlet di garis start, tangannya tanpa sadar menggenggam sebuah kalung pemberian ibunya. Lihatlah seorang mahasiswa yang akan menghadapi ujian akhir, ia tidak akan berani masuk jika tidak membawa pulpen kesayangannya. Lihatlah seorang CEO

Sebuah tangan modern meletakkan sesajen yang indah, melambangkan makna sesajen sebagai wujud rasa syukur, bukan praktik syirik_
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Sesajen Bukan Makanan Jin: Membongkar Puisi Rasa Syukur Leluhur Jawa yang Disalahpahami

  Makna Sesajen Sebenarnya dapat kita temukan bahkan dalam sebuah piring kecil di persimpangan jalan. Angger, anakku… Buka dengan deskripsi yang kuat tentang seseorang yang sedang berjalan di pagi hari dan melihat sebuah sesajen kecil (canang sari) di bawah pohon beringin atau di persimpangan jalan. Jelaskan reaksi modern yang umum: rasa takut, anggapan musyrik, atau

Otak yang terbentuk dari aksara Jawa, melambangkan mantra sebagai teknologi pikiran dan kearifan kuno_
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Mantra Bukan Sihir: Bagaimana Leluhur Jawa Menggunakan ‘Alat Pikiran’ untuk Kesehatan Mental

Makna Mantra Sebenarnya: Suara di Dalam Kepalamu Angger, anakku… Makna Mantra Sebenarnya sering disalahpahami hanya sebagai rapalan kuno. Padahal, Angger, anakku… pernahkah kau sadar ada sebuah suara yang terus berbicara di dalam kepalamu? Leluhur kita, Angger, sangat memahami kekuatan dahsyat dari suara ini. Mereka tahu, jika dibiarkan liar, suara itu bisa menjadi musuh terbesar yang

Kolase para maestro 'klenik' Empu Keris, Arsitek Candi, dan Dalang Wayang sebagai bukti kearifan dan keahlian tingkat tinggi.
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Klenik: Pukulan Telak Bagi Pikiran Dangkal dan Jalan Menuju Kearifan Sejati

Makna Klenik Sebenarnya sering terdistorsi di zaman modern Angger, anakku… Petinju legendaris Mike Tyson pernah berkata, “Semua orang punya rencana sampai mereka kena pukul di mulut.” Paman akan mengatakan hal yang sama tentang cara berpikir. Semua orang merasa sudah paling logis, paling modern, paling rasional, sampai mereka ‘dihantam’ oleh sebuah kenyataan yang jauh lebih rumit,

Seorang ahli modern dengan bayangan pujangga Jawa, simbol kebangkitan makna Dukun sebagai keahlian leluhur.
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Dukun: Meluruskan Sejarah, Membangkitkan Kebanggaan Sang Ahli di Tanah Jawa

  Angger, anakku… Makna Sejati Dukun sering disalahpahami di era modern. Angger, anakku… Mari kita duduk sejenak. Paman ingin bercerita tentang sebuah kata yang kini terluka, sebuah gelar yang terasing di rumahnya sendiri. Kata itu adalah: Dukun. Tutup matamu sejenak dan dengarkan kata itu. Apa yang terlintas di benakmu? Mungkin bayangan gelap, asap kemenyan, jampi-jampi,

Seorang pria tua berpakaian tradisional Jawa bermeditasi dengan tenang di dalam rumah joglo yang remang, ditemani cahaya lilin
Pitutur Luhur & Serat Kuno

Rasa Jawa: Ketika Kesadaran Tumbuh Lewat Keheningan

Di Tengah Kebisingan Dunia, Suara Rasa Perlahan Menghilang **Rasa Jawa** adalah sebuah konsep filosofis yang melampaui emosi. Pahami bagaimana keheningan batin membuka pintu gerbang kesadaran sejati dan kearifan spiritual Nusantara. Suara yang Tak Pernah Terdengar “Rasa itu bukan kata. Ia tak bersuara, tapi bisa membuat dunia terdiam.” Ky Tutur Kita hidup di zaman yang penuh

Scroll to Top